20 Tahun Kerjasama Santo Yoseph Indonesia dengan Emmaus College Australia

Pengantar

Kerjasama sister school Emmaus College dan Sekolah Santo Yoseph akan berusia 20 tahun (1996-2016). Australian Broadcasting Corporation (ABC) mengapresiasi kerjasama ini. Melalui Bapak Yohannes Sugiyono Setiadi, ABC menghubungi Sekolah Santo Yoseph berharap dapat memperoleh informasi dan bahan lengkap perihal ini. Setelah melalui proses editing, secara serentak 7 media online memuat beritanya. Media-media itu adalah detik.com, tribunnews.com, tempo.co, metrotvnews.com, jppn.com (Jawa Pos National Network) dan dua media Australia radioaustralia.net.au dan australiaplus.com. Isi informasi seperti dimuat di Radio Australia adalah seperti berikut ini.

 

Sekolah Santo Yoseph Indonesia sudah menjalin kerjasama dengan Emmaus College di Australia. Kerjasama ini telah dirasakan oleh para siswa untuk mempelajari budaya lain, khususnya budaya barat di Australia. Pemahaman ini menjadi penting bagi siswa untuk menerima perbedaan dan membuka wawasan mereka dalam berpikir.

1. Yohannes Sugiyono Setiadi dan Tony Hirst (Principal Emmaus College). Foto 2014

Kepala Sekolah Emmaus College, Tony Hirst dan Yohannes Sugiyono Setiadi

Kerjasama sister school antara Sekolah Santo Yoseph dan Emmaus College dimulai sejak tahun 1996. Direktorat Sekolah Swasta Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, kini Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia yang merekomendasikannya.

Saat itu, Australia sedang dimulai pengajaran bahasa Indonesia di sekolah-sekolah, salah satunya adalah sekolah Emmaus College di Victoria, Australia.

Sekolah Santo Yoseph, yang saat ini ada di Jakarta, Bekasi, dan Bogor, menerima tawaran tersebut. Kedua sekolah sepakat menjalin kerjasama sister school, setelah diadakan pertemuan antara Yohannes Sugiyono Setiadi, Kepala SMU (kini SMA) Santo Yoseph saat itu dan James Christian Fabris, Principal Emmaus College saat itu di Jakarta, Oktober 1996.

Continue reading