20 Tahun Kerjasama Sister School Emmaus College dan Sekolah Santo Yoseph

Peristiwa bersejarah dan penting bagi kedua sekolah, Emmaus College dan Sekolah Santo Yoseph dalam menjalin kerjasama sister school selama 20 tahun (1996-2016) telah berlangsung di Melbourne, Australia pada 26 Agustus 2016. Tepatnya di Hotel Clarion, Canterbury, Melbourne, Victoria, Australia.

Kerjasama dalam bidang pengembangan bahasa dan budaya yang dilandasi rasa persaudaraan yang tulus antara kedua warga sekolah.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Sekolah Santo Yoseph, dipimpin Bapak Yohannes Sugiyono Setiadi yang juga adalah perintis kerjasama ini. Turut hadir Kepala Sekolah Emmaus College saat ini, Mr Tony Hirst dan dua kepala sekolah sebelumnya, Mr James Christian Fabris dan Mr Tony Frizza. Hadir pula para pimpinan dan mantan pimpinan Emmaus College yaitu Mr Michael Chye (Board Nomination approved by the Canonical Administrators), Mr Mr Louis Souchon (saat ini, Board Nomination approved by the Canonical Administrators), Rev Father Julian Langridge (Cannonical Administrators Representative – Holy Saviour Parish). Tak ketinggalan Mrs Anne Dodgshun (saat ini adalah guru Bahasa Indonesia di Emmaus College).

Dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne diwakili Bapak Umbara Setiawan, Konsul Muda Bidang Konsuler dan Protokoler. Ia juga ikut menyampaikan kesan dan pesannya dan mengapresiasi kerjasama dua sekolah ini yang luar biasa ini.

Terima kasih kepada Ibu Dewi Wahab, Konsul Jenderal RI di Melbourne dan Mr Paul Grigson, Duta Besar Australia untuk Indonesia yang juga merespon positif dan penuh semangat atas acara ini. Juga kepada Bapak Oldrien Lawalata, Konsul Muda Bidang Penerangan dan Sosial Budaya di Konsulat RI yang menerima rombongan Emmaus College dan Sekolah Santo Yoseph di Konsulat RI.

Terima kasih kepada Australian Broadcasting Corporation (ABC) dan beberapa jaringan media Indonesia atas berita yang dimuat pada 2015 lalu, tentang perjalanan kerjasama 20 tahun ini.

Terima kasih kepada Mr David White (Wakil Kepala Sekolah Emmaus College) dan keluarga juga para keluarga angkat yang memberi kesempatan kami tinggal selama di Melbourne. Juga kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam jalinan kerjasama sister school sejak awal hingga kini.

Semoga acara 20 th ini menjadi momen penting bagi kerjasama yang lebih baik lagi di masa mendatang antara kedua warga sekolah. Ini juga menjadi bagian yang terpisahkan bagi hubungan yang lebih baik antara kedua bangsa, seperti yang diharapkan kedua komunitas sekolah ini.

Sampai berjumpa di Jakarta pada April 2017 nanti. Kunjungan staf dan siswa Emmaus College ke Indonesia, dan ke Sekolah Santo Yoseph tentunya.

14046024_10209092759148804_3758360565030352409_n Cq5nlIqUkAEBntL

Live-in 2016 SMA Santo Yoseph

13227775_1224934807517140_333294075738402113_oLive-in SMA Santo Yoseph berlangsung sejak 9 hingga 12 Mei 2016. Selama empat hari para peserta tinggal bersama warga masyarakat di beberapa dusun di sekitar lereng Gunung Merapi, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan yang mereka lakukan adalah bersama para orangtua asuh melakukan kegiatan rutin sehari-hari, diantaranya bertani, kegiatan domestik (cuci piring dll). Para peserta merasakan manfaat dari live-in ini. Kemandirian, persaudaraan tanpa melihat latar belakang dan pengalaman berharga lainnya. Pada hari terakhir kegiatan live-in ini, para peserta mengekspresikan pengalaman mereka masing-masing. Acara ini dihadiri para orangtua asuh dan warga masyarakat lainnya di dusun itu. Pentas dengan beragam pakaian daerah setempat, mencerminkan kesenian lokal setempat baik menyangkut tema, gerak, musik dan kostum.

Lihat videonya: https://www.youtube.com/watch?v=IJeP0R17OlI

20 Tahun Kerjasama Santo Yoseph Indonesia dengan Emmaus College Australia

Pengantar

Kerjasama sister school Emmaus College dan Sekolah Santo Yoseph akan berusia 20 tahun (1996-2016). Australian Broadcasting Corporation (ABC) mengapresiasi kerjasama ini. Melalui Bapak Yohannes Sugiyono Setiadi, ABC menghubungi Sekolah Santo Yoseph berharap dapat memperoleh informasi dan bahan lengkap perihal ini. Setelah melalui proses editing, secara serentak 7 media online memuat beritanya. Media-media itu adalah detik.com, tribunnews.com, tempo.co, metrotvnews.com, jppn.com (Jawa Pos National Network) dan dua media Australia radioaustralia.net.au dan australiaplus.com. Isi informasi seperti dimuat di Radio Australia adalah seperti berikut ini.

 

Sekolah Santo Yoseph Indonesia sudah menjalin kerjasama dengan Emmaus College di Australia. Kerjasama ini telah dirasakan oleh para siswa untuk mempelajari budaya lain, khususnya budaya barat di Australia. Pemahaman ini menjadi penting bagi siswa untuk menerima perbedaan dan membuka wawasan mereka dalam berpikir.

1. Yohannes Sugiyono Setiadi dan Tony Hirst (Principal Emmaus College). Foto 2014

Kepala Sekolah Emmaus College, Tony Hirst dan Yohannes Sugiyono Setiadi

Kerjasama sister school antara Sekolah Santo Yoseph dan Emmaus College dimulai sejak tahun 1996. Direktorat Sekolah Swasta Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, kini Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia yang merekomendasikannya.

Saat itu, Australia sedang dimulai pengajaran bahasa Indonesia di sekolah-sekolah, salah satunya adalah sekolah Emmaus College di Victoria, Australia.

Sekolah Santo Yoseph, yang saat ini ada di Jakarta, Bekasi, dan Bogor, menerima tawaran tersebut. Kedua sekolah sepakat menjalin kerjasama sister school, setelah diadakan pertemuan antara Yohannes Sugiyono Setiadi, Kepala SMU (kini SMA) Santo Yoseph saat itu dan James Christian Fabris, Principal Emmaus College saat itu di Jakarta, Oktober 1996.

Continue reading

Penerimaan Peserta Didik Baru 2016/2017

u web

Pendaftaran Sekolah Santo Yoseph Metland Menteng dan Taman Harapan Baru dimulai 01 Oktober 2015.

Pendaftaran Sekolah Santo Yoseph Harvest City dimulai 21 September 2015.

Juli 2016, di Harvest City (area Bekasi) dibuka Sekolah Menengah Pertama. Keterangan hubungi 081317616645